Langsung ke isi
NAMPI.id

Untuk Perusahaan

Cara Menulis Lowongan Kerja yang Mendatangkan Kandidat yang Tepat

Tim Nampi · 18 September 2026 · 3 menit baca

Lowongan yang jelas menyaring kandidat sejak awal dan menghemat waktu tim rekrutmen. Panduan menulis judul posisi, tanggung jawab, syarat wajib, rentang gaji, dan proses rekrutmen, lengkap dengan kerangka siap pakai.

Kalau lowonganmu dibanjiri lamaran yang tidak relevan, masalahnya sering bukan pada kandidat, melainkan pada lowongannya. Lowongan yang kabur mengundang semua orang untuk mencoba. Lowongan yang jelas membuat kandidat yang cocok merasa "ini aku", dan membuat yang tidak cocok mundur dengan sendirinya.

Anatomi lowongan kerja yang baik Tujuh bagian lowongan dari atas ke bawah: judul posisi, alasan posisi dibuka, tanggung jawab, syarat wajib, rentang gaji sebagai penyaring paling efektif, lokasi dan pola kerja, serta proses dan waktu kabar. LOWONGAN 1 Judul posisiIstilah yang benar-benar dicari kandidat 2 Kenapa posisi ini dibuka2–3 kalimat tentang tujuan peran 3 Tanggung jawab5–7 poin yang konkret 4 Syarat wajib & nilai tambahWajib maksimal 5, sisanya nilai tambah 5 Rentang gaji PENYARING PALING EFEKTIF Sebut juga bersih/kotor dan benefit utama 6 Lokasi & pola kerjaKantor, hybrid, remote, zona waktu 7 Proses & waktu kabarTahapan dan kapan kandidat dikabari
Tujuh bagian lowongan yang baik. Rentang gaji adalah penyaring kandidat paling efektif.

Judul posisi yang dicari orang

Gunakan judul yang benar-benar dipakai kandidat saat mencari kerja: "Content Marketing Specialist", bukan "Storytelling Ninja". Judul yang kreatif memang terdengar menarik, tapi sulit ditemukan dan membingungkan soal level jabatan.

Kalau perlu, tambahkan konteks singkat: "Backend Engineer (Go) – Remote" atau "Staf Admin Gudang – Cikarang".

Mulai dari alasan posisi ini ada

Sebelum daftar tugas, tulis dua atau tiga kalimat tentang kenapa posisi ini dibuka dan apa yang diharapkan tercapai. Contoh: "Kami sedang memperluas layanan ke tiga kota baru dan membutuhkan seseorang yang bisa menyiapkan operasional gudang dari nol dalam enam bulan pertama." Kalimat seperti ini membantu kandidat menilai sendiri apakah mereka cocok.

Tanggung jawab: 5–7 poin yang konkret

Tulis apa yang akan dikerjakan sehari-hari dan apa yang dianggap berhasil. Hindari poin yang terlalu umum seperti "melakukan tugas lain yang diberikan atasan" sebagai salah satu poin utama.

Pisahkan syarat wajib dan nilai tambah

Daftar syarat yang terlalu panjang membuat kandidat yang sebenarnya mampu enggan melamar, sementara kandidat yang kurang cocok tetap mencoba. Bagi menjadi dua:

Uji setiap syarat wajib dengan pertanyaan: "Kalau ada kandidat hebat yang tidak punya ini, apakah kami benar-benar akan menolaknya?" Kalau jawabannya tidak, pindahkan ke nilai tambah.

Pertimbangkan juga ulang syarat seperti batas usia, jenis kelamin, atau "berpenampilan menarik". Kecuali memang relevan dengan pekerjaannya, syarat seperti ini mempersempit pilihanmu tanpa alasan dan bisa membuat kandidat terbaik tidak melamar.

Cantumkan rentang gaji

Ini langkah yang paling sering dihindari, padahal paling efektif menyaring kandidat sejak awal. Dengan rentang gaji yang terlihat:

Sebutkan juga apakah angkanya gaji bersih atau kotor, dan benefit utama yang menyertainya.

Lokasi, pola kerja, dan zona waktu

Tuliskan dengan jelas: kerja di kantor, hybrid (berapa hari di kantor), atau jarak jauh penuh. Untuk posisi jarak jauh lintas negara, sebutkan jam kerja atau zona waktu yang perlu tumpang tindih dengan tim.

Jelaskan proses rekrutmennya

Kandidat ingin tahu apa yang akan terjadi setelah melamar. Tuliskan tahapnya dan perkiraan waktunya, misalnya: "Seleksi berkas (±5 hari kerja) → wawancara dengan HR (30 menit) → tugas singkat (maksimal 2 jam) → wawancara dengan calon atasan → penawaran. Kami memberi kabar di setiap tahap, termasuk kalau lamaranmu tidak berlanjut."

Janji di kalimat terakhir itu penting, dan harus ditepati. Baca cara melakukannya di panduan memberi kabar ke kandidat.

Susun lowonganmu di sini

Isi kolom-kolom di bawah, dan teks lowongan lengkap tersusun otomatis mengikuti struktur di artikel ini. Alat ini juga mengingatkan kalau ada bagian penting yang terlewat.

Alat interaktif

Pembuat lowongan

Isi kolom-kolom ini, dan teks lowongan lengkap tersusun otomatis dengan struktur di atas. Alat ini juga mengingatkan kalau ada bagian penting yang terlewat.

Lowonganmu

    Isianmu hanya tersimpan di browser ini dan tidak dikirim ke mana pun.

    Periksa sebelum menerbitkan

    Apakah artikel ini membantu?

    Artikel lainnya

    Untuk Perusahaan

    Cara Mewawancarai Kandidat: Panduan Interview Terstruktur

    Interview yang mengandalkan "feeling" membuat kandidat sulit dibandingkan dan rawan bias. Pelajari cara menyusun interview terstruktur: kompetensi, pertanyaan yang sama, rubrik penilaian, dan tugas kerja yang adil.

    3 menit baca