Langsung ke isi
NAMPI.id

Untuk Talenta

Cara Membuat CV yang Benar-Benar Dibaca Perekrut

Tim Nampi · 18 September 2026 · 3 menit baca

Perekrut sering hanya membaca CV sekilas. Begini cara menyusun CV yang jelas, menonjolkan hasil kerja, tetap terbaca sistem rekrutmen, dan disesuaikan untuk tiap lowongan.

Perekrut yang membuka lowongan populer bisa menerima ratusan CV. Pada pembacaan pertama, CV-mu biasanya hanya dipindai sekilas untuk menjawab satu pertanyaan: "Apakah orang ini layak diajak bicara?" Tugas CV adalah menjawab pertanyaan itu secepat mungkin.

Struktur yang mudah dipindai

Urutan yang paling umum dan mudah dibaca:

  1. Identitas singkat: nama, kota, email, nomor telepon, dan tautan portofolio atau profil profesional.
  2. Ringkasan: dua sampai tiga kalimat tentang siapa kamu dan apa yang kamu tawarkan untuk posisi ini.
  3. Pengalaman kerja: dari yang terbaru. Bagian terpenting.
  4. Keahlian: yang relevan dengan lowongan.
  5. Pendidikan dan sertifikasi.
Anatomi CV satu halaman Lima bagian CV dari atas ke bawah: nama dan kontak, ringkasan, pengalaman kerja sebagai bagian terpenting, keahlian, serta pendidikan dan sertifikasi. 1 Nama & kontak Email dan nomor yang aktif 2 Ringkasan 2–3 kalimat untuk posisi ini 3 Pengalaman kerja Hasil, bukan daftar tugas BAGIAN TERPENTING 4 Keahlian Yang relevan saja 5 Pendidikan & sertifikasi
Lima bagian CV satu halaman. Pengalaman kerja adalah bagian yang paling menentukan.

Untuk sebagian besar orang, satu halaman sudah cukup. Dua halaman wajar kalau pengalamanmu panjang dan relevan. Lebih dari itu biasanya tanda ada yang perlu dipangkas.

Tulis hasil, bukan daftar tugas

Kesalahan paling umum adalah menulis deskripsi pekerjaan, bukan pencapaian. Bandingkan:

Kurang kuatLebih kuat
Bertanggung jawab atas media sosial perusahaan.Menaikkan pengikut Instagram dari 8 ribu ke 25 ribu dalam 10 bulan lewat seri konten edukasi mingguan.
Membantu proses rekrutmen.Menyaring 400+ lamaran per bulan dan memangkas waktu pengisian posisi dari 45 menjadi 30 hari.
Mengerjakan fitur aplikasi.Membangun fitur pembayaran cicilan yang dipakai 12% transaksi di bulan pertama peluncuran.

Pola yang bisa dipakai: kata kerja aktif + apa yang dikerjakan + hasil yang terukur. Kalau tidak ada angka pasti, gunakan perkiraan yang jujur ("sekitar", "lebih dari") atau jelaskan dampaknya secara konkret.

Coba ubah salah satu tugas di CV-mu menjadi pencapaian:

Alat interaktif

Ubah tugas menjadi pencapaian

Susun satu poin pengalaman dengan pola kata kerja + apa yang dikerjakan + hasil terukur.

Poin untuk CV-mu

    Isianmu hanya tersimpan di browser ini dan tidak dikirim ke mana pun.

    Angka di tabel di atas hanyalah contoh cara menulis. Tulis angka pencapaianmu sendiri, dan pastikan kamu bisa menjelaskannya saat interview.

    Supaya terbaca sistem rekrutmen (ATS)

    Banyak perusahaan memakai sistem pelacak lamaran (applicant tracking system) yang membaca CV secara otomatis sebelum dilihat manusia. Agar CV-mu terbaca dengan benar:

    Sesuaikan untuk setiap lowongan

    Kamu tidak perlu menulis ulang CV dari nol untuk setiap lamaran. Cukup:

    Yang sebaiknya tidak dicantumkan

    Kecuali lowongan memintanya secara khusus, kamu tidak perlu mencantumkan data pribadi yang sensitif atau tidak relevan dengan kemampuan kerja, seperti NIK, alamat rumah lengkap, agama, status pernikahan, berat dan tinggi badan, atau gaji saat ini. Selain tidak membantu penilaian, data seperti ini lebih berisiko kalau CV-mu tersebar.

    Foto masih umum di Indonesia, tapi tidak wajib. Ikuti permintaan di lowongan. Kalau melamar ke perusahaan luar negeri, CV tanpa foto justru sering lebih disukai.

    Portofolio: tunjukkan, jangan hanya ceritakan

    Untuk desainer, penulis, developer, pemasar, dan banyak peran lain, tautan ke contoh kerja sering lebih meyakinkan daripada paragraf panjang. Pilih 3–5 karya terbaik, jelaskan singkat peranmu di setiap karya, dan pastikan tautannya bisa dibuka tanpa perlu minta izin akses.

    Periksa sebelum mengirim

    Centang satu per satu sebelum menekan tombol kirim. Centanganmu tersimpan di browser ini.

    CV yang baik membuka pintu. Setelah itu, giliran interview. Baca juga tips interview kerja dari persiapan sampai follow-up.

    Apakah artikel ini membantu?

    Artikel lainnya

    Untuk Talenta

    Cara Negosiasi Gaji Tanpa Canggung

    Negosiasi gaji bukan soal berani atau tidak, tapi soal persiapan. Pelajari cara riset rentang gaji, menentukan angka, memahami gaji bersih vs kotor, dan kalimat yang bisa langsung kamu pakai.

    3 menit baca

    Untuk Perusahaan

    Cara Mewawancarai Kandidat: Panduan Interview Terstruktur

    Interview yang mengandalkan "feeling" membuat kandidat sulit dibandingkan dan rawan bias. Pelajari cara menyusun interview terstruktur: kompetensi, pertanyaan yang sama, rubrik penilaian, dan tugas kerja yang adil.

    3 menit baca